BP2RD Sumut Asumsikan Kenaikan BBM Menambah PAD Rp 300 M -->

Cloud Hosting Indonesia

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

BP2RD Sumut Asumsikan Kenaikan BBM Menambah PAD Rp 300 M

Sunday, April 11, 2021

 



Teks foto (Suasana rapat dengan pendapat Komisi B dengan Pemprovsu, Pertamina, Satgas Migas dan KAMMI Sumut)

Kopi Times  | Medan :

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mengasumsikan kenaikan BBM akibat dinaikannya tarif pajak bahan bakar kendaraan bermotor di Sumut akan menambah PAD Sumut sebesar Rp 300 miliar. 


Dengan demikian PAD dari sektor ini diasumsikan akan menjadi Rp 1,1 triliun dari sebelumnya berkisar Rp 800 miliar. Demikian dikatakan Sekretaris BP2RD Sumut Viktor Lumbanraja dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi B DPRD Sumut, di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (12/4/2021)


"Soal menaikkan pajak bahan bakar kendaraan itu juga dilakukan provinsi lain. Sumut malah belakangan bersama Aceh. Sesuai Perpres, pemerintah daerah bisa menaikkan sampai batas maksimum 10 persen," kata Viktor.


Viktor mengaku sejatinya Pemprovsu sadar dengan naiknya pajak bahan bakar kendaraan bermotor itu akan memicu kenaikan BBM, namun kata Viktor, Pertamina sebenarnya sudah berjanji tidak akan menaikkan harga BBM jika pajak bahan bakar kendaraan itu naik. 


Executive General Manager Pertamina Regional Sumbagut Herra Indra Wirawan mengatakan pihaknya hanya menyesuaikan harga setelah Pemprovsu menaikkan pajak bahan bakar kendaraan itu.


Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Zeira Salim yang memimpin rapat mengatakan DPRD Sumut tidak pernah diundang rapat membahas rencana kenaikan pajak bahan bakar kendaraan bermotor sampai kemudian Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengeluarkan Pergub No 1 tahun 2021 tentang kebaikan pajak bahan bakar kendaraan bermotor itu. "Sudah jelas Gubernur Edy Rahmayadi bertindak sm8endiri. Sangat kami sesalkan dan kami akan memanggil beliau di rapat selanjuhnya," kata Zeira. (Tim)