Ganti Status Korban Jadi Tersangka, Komisi A DPRD Sumut Segera Panggil Kapolsek Percut Sei Tuan -->

Cloud Hosting Indonesia

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Ganti Status Korban Jadi Tersangka, Komisi A DPRD Sumut Segera Panggil Kapolsek Percut Sei Tuan

Saturday, October 9, 2021

Foto : Ist

Kopi Times | Medan :

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut segera menjadwalkan pemanggilan terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Jan Piter Napitupulu atas penetapan korban penganiayaan preman, Litiwari Iman Gea, menjadi tersangka.


Menurut Anggota Komisi A DPRD Sumut, Pdt. Berkat Laoly kepada media, Sabtu (9/10/2021) melalui WhatsApp, pemanggilan tersebut karena tindakan yang dilakukan penyidik Polsek Percut Sei Tua tidak masuk akal.


"Agar hal ini bisa dijelaskan kepada publik karena tidak masuk akal korban penganiayaan menjadi tersangka," ujar Berkat.


Lanjut Berkat, ia juga telah berkoordinasi dengan Wakapolda Sumut Brigjend Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, SH.,S.I.K.,M.Si. Dalam perbincangan mereka, Berkat Laoly meminta agar Poldasu segera merespon kasus tersebut.


Diketahui sebelumnya bahwa penganiayaan yang dilakukan Beni cs kepada Litiwari Iman Gea dan anaknya Tiara R. Hura umur 13, bermula dari permintaan uang lapak sebesar 500.000 (lima ratus ribu rupiah) di pajak  Gambir Kab. Deli Serdang.


Litiwari Iman Gea yang tidak memberi karena merasa keberatan dengan kutipan tersebut, kemudian mendapat penganiayaan oleh Beny cs. Aksi penganiayaan tersebut sempat viral di media sosial. Meski demikian, korban malah ditetapkan sebagai tersangka.(Red/Hery B Manalu/Tim)