Perayaan Natal GAMKI Medan Sukses dan Meriah, John Martin Kecewa Walikota Medan Tidak Hadir -->

Cloud Hosting Indonesia

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Perayaan Natal GAMKI Medan Sukses dan Meriah, John Martin Kecewa Walikota Medan Tidak Hadir

Tuesday, December 14, 2021

foto : Ist

Kopi Times | Medan :

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Medan merayakan natal di HKBP Uskup Agung Sugiopranoto, Selasa (7/12/2021).


John Martin Lumban Gaol pada kata sambutan berterima kasih atas dukungan moral dan moril kepada senioren, segenap kader GAMKI Medan hingga tingkat ranting yang ada di Kota Medan, tamu undangan seperti DPD KNPI Medan, GMKI, PWKI, PIKI Sumut, dan lainnya. 


"Terima kasih juga saya sampaikan kepada ibu kadis tenaga kerja kota Medan atas kehadiran ibu. Meskipun, tidak ada korelasinya mewakili walikota Medan dengan kehadiran di tengah-tengah perayaan natal GAMKI Medan. GAMKI merupakan organisasi yang umurnya sudah cukup tua dan berkontribusi pada negara, sebaiknya Walikota Medan lah yang harus hadir untuk memberikan kata sambutan pada perayaan natal GAMKI Medan. Ini kan bukan acara tentang tenaga kerja. Tapi itu pun kami hargai ibu kadis tenaga kerja, Hannelore Simanjuntak hadir bersama-sama kami. Izin bu kadis, kami juga sudah sampaikan permohonan audiensi kepada walikota Medan hingga saat ini belum ada respon. Artinya bu kadis tolong sampaikan 'salam' kami kader GAMKI Medan kepada bapak Walikota Medan "kesal John Martin disambut tepuk tangan oleh peserta yang hadir perayaan natal.


"Saya selaku ketua panitia perayaan natal GAMKI Medan juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua KNPI Medan bung Riza Usty Siregar serta jajaran. Atas dukungan dan bantuan KNPI Medan, kolaborasi aksi sosial bersama KNPI Medan merupakan rangkaian natal GAMKI Medan. Terima kasih bung semoga kedepannya GAMKI Medan dengan KNPI Medan tetap bersinergi membangun semangat kepemudaan"ujar John Martin.


Secara terpisah, ketua GAMKI Medan Nimrot Sihotang mengungkapan rasa terima kasih atas kerjasama yang dimulai dari persiapan hingga terlaksananya natal GAMKI Medan kepada seluruh pihak yang berperan baik pengurus GAMKI Medan, PAC GAMKI sekota Medan hingga tingkat ranting. 


"Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada donatur yang memberikan bantuan. Semoga Tuhan membalaskan kebaikan kepada donatur"ujar Nimrot.


Secara terpisah, Walikota Medan melalui Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Hannelore Simanjuntak mengucapkan pesan natal walikota Medan kepada kader GAMKI Medan.


"Mohon izin kepada kader GAMKI Medan pak Walikota Medan tidak bisa hadir pada perayaan natal GAMKI Medan karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Pak Walikota Medan menyampaikan ucapan selamat natal dan salam buat kita semua" ujar Hannelore.


Secara terpisah, Sekretaris umum GAMKI Sahat Sinurat mengucapkan rasa terima kasih kepada GAMKI Medan yang sudah membuat program perayaan natal. "Saya yakin melalui perayaan natal GAMKI Medan , iman-iman kader GAMKI Medan bertumbuh dengan tantangan zaman saat ini" ujar Sahat.


Pengkotbah perayaan natal GAMKI Medan, Pdt Dr Sukanto Limbong MTh yang merupakan dosen STT HKBP P Siantar menjelaskan tema natal yang merupakan tema Gamki secara umum: “usahakanlah kesejahteraan kota dimana kamu berada dan doakanlah” (Yeremia 29:7). 


Pdt Dr Sukanto Limbong dalam khotbahnya mengatakan, tema Natal mengajak umat percaya agar mendirikan rumah untuk didiami dan membuat kebun supaya dinikmati hasilnya. Karena, ketika terbuang tidak disuruh “mengontrak” tapi bisa tinggal di kota dimana berada.


"Revolusi industri 4.0 memercepat perubahan, dulu komunikasi jarak jauh lewat surat, sekarang bisa dengan whatsapp. Teknologi makin maju ketika pandemi Covid melanda dunia, khotbah pendeta bisa dilakukan dengan zoom. Bangunan kedua yang dikatakan dalam Kitab Yeremia adalah bangunan keluarga. Maka GAMKI adalah sebuah keluarga"ujar Pdt Sukanto.


“Keluarga adalah lembaga pertama diciptakan Tuhan di dunia. Keluarga bisa menjadi sorga sebelum sorga yang sesungguhnya itu tiba. Maka kaum bapak harus mencintai istrinya, kalau disakiti hati anak-anak akan hancur,” tuturnya.


Untuk itu, sesama pengurus GAMKI mesti saling menerima, saling mengakui dan menghargai. GAMKI sedarah dan searah, itulah keluarga. Sedarah karena diikat satu darah yaitu darah Sang Kepala Gerakan yaitu Tuhan Yesus Kristus.(Rel/Hery B Manalu)