RE. Nainggolan : "Terima Kasih Pater Manalu" -->

Cloud Hosting Indonesia

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

RE. Nainggolan : "Terima Kasih Pater Manalu"

Saturday, August 27, 2022

Suasana Wisuda XVI STT Paulus Medan Sabtu (27/8/2022) di Deli Room Hotel Danau Toba Medan



Kopi Times | Medan :

"Terima kasih Amang Pater Manalu atas kerja keras yang bapak lakukan,.." sebut Tokoh Nasional masyarakat Sumatera Utara Dr. RE. Nainggolan MM mengapresiasi Dr. Parluhutan Manalu M.Th.,MM, Ketua Sekolah Tinggi Teologia (STT) Paulus Medan, Sabtu (27/8/2022) pada acara wisuda XVI di Deli Room Hotel Danau Toba Medan. 



RE Nainggolan berterimakasih dan sangat mengapresiasi perjuangan Dr. Parluhutan Manalu, atas kerja kerasnya selama ini untuk gereja dan dunia pendidikan di Sumatera Utara, pria sederhana ini akrab disapa Pater.



"Terima kasih Amang Pater Manalu atas kerja keras yang bapak lakukan selama enam belas tahun. Saya juga sampaikan, saya pernah juga menghadiri acara wisuda STT Paulus Medan sepuluh tahun yang lalu di tempat ini. Persisnya ditahun 2012 dan sekarang sudah tahun 2022", jelas RE. 



Dan sebelum itu saya juga sudah pernah ke kampus STT Paulus lima belas tahun yang lalu. Dan saya terus mengikuti perkembangan dari STT ini dan puji Tuhan saya melihat semakin bertumbuh, berkembang dan berlanjut, Tuhan memberkati, sambutnya haru dihadapan wisudawan, civitas akademika STT Paulus dan tamu undangan lainya. 



Kepada para wisudawan RE. menyampaikan bahwa alumni harus siap menjadi juru damai yang memiliki komitmen kreatifitas kolaborasi ditengah masyarakat. Tugas para wisudawan adalah sebagai pemimpin jemaat, sebagai pemimpin gereja, dan sebagai gembala mempunyai fungsi yang sangat luar biasa. 



"Para wisudawan dituntut mempunyai komitmen berkreatifitas berkolaborasi, bagaimana agar gereja-gereja kita bersatu. Bagaimana gereja-gereja yang masing-masing memiliki filosopinya sendiri, dan memiliki konsepnya masing-masing, bisa tetap harus rukun damai dan dapat membagun suatu hubungan masyarakat yang kuat", jelas RE. 



Maka dari itu wisudawan harus dapat membangun persekutuan yang kuat, bahwa aku dan kau adalah sama, kita sama-sama anak Tuhan. Bahwa aku dan kau harus sama-sama membangun persaudaraan yang kuat dari gereja apapun itu. Pertajamlah wawasan dan seringlah tukar pikiran dengan orang yang lebih pintar dan rohani, sehingga kitapun akan mendapat wawasan yang lebih luas.



"Gereja-gereja yang masing-masing memiliki filosopinya sendiri, dan masing-masing memiliki konsepnya sendiri, tetapi tetap harus rukun damai. Membagun hubungan masyarakat, persekutuan yang semakin indah, baik dari sekte apapun dan gereja apapun. Dengan demikian gereja-gereja kita yang ada di Sumatera Utara khususnya, akan semakin dapat membagun kedamaian persaudaraan dan yang semakin kuat", jelas RE. 



Sebelumnya Ketua STT Paulus Medan, Pater Manalu, kepada para wisudawan mengingatkan, hari ini adalah hari bersejarah bagi STT Paulus Medan. Lembaga ini tetap eksis dan mewisuda beberapa saudara dari Strata Satu sampai Strata Tiga. Bersejarah, karena anda para alumnus telah menyelesaikan semua tugas dan tanggung-jawab di lembaga ini sehingga anda memiliki gelar kepakaran.  



"Gelar saudara sudah pasti menunjukkan kualitas diri saudara. Kualitas diri ini harus lurus sebanding dengan tabiat dan kelakuan saudara, karena sekolah ini bukan hanya memberikan ilmu dari dosen-dosen yang bersangkutan, tetapi praktek hidup yang bisa kalian lihat dan pelajari dari kehidupan mereka sehari hari", sebut Pater yang juga pendiri Gereja Orthodox Indonesia di Medan.



Pria lembut berkharisma ini juga menyebutkan, bahwa hari ini ada 45 orang alumni yang berjanji di hadapan kita semua untuk membantu kami menyebarkan kualitas diri itu ke mana-mana ke seantero Indonesia. Kualitas diri itu harus dijaga terus dimanapun kalian berada. Dunia ini terus bergejolak dengan segala keinginannya. 



Lanjut Pater, kita jangan tinggal diam dengan pikiran masa lalu, tetapi tetap berjaga-jaga dengan pikiran masa kini dengan segala problematikanya. Karena itu tetap asah dirimu dengan dipertajam akan Firman Tuhan, selamat kepada para wisudawan, selamat kepada orangtua yang begitu berkorban menghantarkan sampai jenjang ini dan selamat kepada kita semua. 



Tampak hadir undangan dalam acara wisuda, Pengkotbah Pdt. Steven Poyk, S.Th.M.A Gembala Sidang di Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Kabid Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sumatrra Utara Dr. Arnot Napitupulu, M.Pd.K, Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Medan. Drs. Marulitua Hasugian, M.Pd.K, Tokoh Masyarakat Nasional Sumatera Utara, Dr. R.E. Nainggolan, MM, dan Sumatera Berdoa, Bapak J.A. Ferdinandus.



Secara terpisah kepada Kopitimes, Ketua Panitia Wisuda, Dr. Joy Sopater Wasiyono, S.T., M.Th. menyampaikan Wisuda kali ini bertema: “Pulih dan Bangkit Memberkati Indonesia” (2Taw. 7:14). Tema ini disesuaikan dengan tema HUT RI ke 77: “Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.” Ini adalah harapan kita semua. Bangsa Indonesia termasuk orang-orang percaya harus pulih dan segera bangkit. Ini waktunya untuk melayani dan mendidik dengan lebih maksimal lagi.



"Atas nama Panitia Wisuda XVI STT Paulus Medan, saya mengucapan selamat kepada para Wisudawan/i baik program Doktor, Magister, dan Sarjana. Kiranya ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah di STT Paulus Medan dapat diterapkan dalam kehidupan pelayanan, berdampak positif dan memberkati banyak orang, untuk kemuliaan nama Tuhan", tutup Joy. (Red/Hery B Manalu)