BI Sosialisasi QRIS di Kampus Panca Budi Medan -->

Cloud Hosting Indonesia

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

BI Sosialisasi QRIS di Kampus Panca Budi Medan

Tuesday, March 10, 2020

Kepala Perwakilan KPw BI Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat bersama Rektor dan Civitas Akademika Universitas Panca Budi Medan saat Pekan Nasional QRIS dan Seminar Ekonomi Digital, Selasa (10/3/2020)
Foto : Hery B Manalu/Kopi-times.com

Kopi-times.com | Medan :
Dengan semakin berkembangnya inovasi dan teknologi digital, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengadakan sosialisai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Seminar Ekonomi Digital, Selasa,(10/3/2020), siang di Gedung A lt.3 ruang 301/404 Universitas Panca Budi, Jl. Gatot Subroto Km 4,5 Medan.

Dihadapan para mahasiswa dan civitas akademi kampus tersebut dalam acara Pekan Nasional dan Seminar Ekonomi Digital, Kepala Perwakilan KPw BI Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat,  memamparkan kegiatan transaksi saat ini sudah bisa dilakukan dengan cara digitalisasi. Bahkan transaksi saat ini, juga sudah bisa dilakukan dengan smartphone tanpa tatap muka.

QRIS (Quick Response Indonesia Standard) adalah Metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS.

"Dalam hal ini, BI merespon perkembagan yang demikian sejak Agustus 2019 lalu. BI terus berupaya untuk memberikan edukasi kepada para pedagang UKM, dan pelaku usaha  untuk turut meningkatkan financial inclution dengan menggunakan metode pembayaran QRIS", sebut Wiwiek.

Wiwiek Hasto menyebutkan BI akan terus berupaya untuk memberikan edukasi kepada para pedagang UKM untuk turut meningkatkan financial inclution dengan menggunakan metode pembayaran QRIS.

Melalui event Pekan QRIS Nasional 2020 ini, sebut Wiwiek, BI dapat maksimal memperkuat perluasan akseptasi QRIS serta elektronifikasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

"BI berpandangan sebagai kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, strategis  melalui perluasan akseptasi QRIS serta elektronifikasi dalam bertransaksi. Pihak BI akan terus mendorong masyarakat untuk menggunakan QRIS", sebut Wiwiek

Dalam kesempatan itu juga dijelaskan, bahwa pengunaan QRIS akan mengurangi merchant dalam menyediakan pengembalian uang kecil dan mengurangi peredaran uang palsu.

"Pengunaan QRIS akan mengurangi merchant dalam menyediakan pengembalian uang kecil. QRIS akan mengurangi penggunaan uang tunai dari pengeluaran yang tidak diperlukan. Meningkatkan literasi keuangan dan potensi pertumbuhan ekonomi daerah. Selain mengurangi transaksi tunai, QRIS juga mengurangi pengembalian uang pecahan kecil dan juga mengurangi peredaran uang palsu," sebutnya.

Menggunakan QRIS transaksi perdagangan tidak dengan uang tunai tapi dengan dompet digital.

"Satu HP bisa dilakukan dengan seluruh transaksi pembayaran dengan mempergunakan dompet-dompet digital dengan semua provider. Mempersingkat pembayaran transaksi dengan bertatap muka. QRIS meningkatkan literasi keuangan dan potensi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menggunakan metode pembayaran QRIS tentunya menyangkut seluruh lapisan. Sehingga sosialisasi dan pemberian pengertian kepada seluruh merchant maupun pengguna harus intensif.

Dengan QRIS ini akan lebih mudah dan aman seketika. Karena ketika transaksi, akan muncul di rekening (total pembayaran).

Wiwiek menyebutkan, metode pembayaran dengan menggunakan QRIS menyasar seluruh bentuk merchant. Tak hanya UKM tapi juga merchant besar. Tapi terkadang UKM memiliki persepsi berbeda atau kurang yakin jika menggunakan QRIS yang bisa dilakukan oleh aplikasi berbeda dengan satu jenis barcode.

Menggunakan metode pembayaran QRIS tentunya menyangkut seluruh lapisan. Sehingga sosialisasi dan pemberian pengertian kepada seluruh merchant maupun pengguna harus intensif

Wiwiek juga menyampaikan puncak acara Pekan QRIS Nasional diadakan di Lapangan Benteng Medan pada 14-15 Maret 2020.

Sementara itu, Rektor Panca Budi Dr. H. Muhamad Isa Indrawan SE,.MM, dalam sambutannya mengapresiasi BI mensosialisasikan QRIS kepada para mahasiswa dan sivitas akademika.

Isa Indrawan mengajak para mahasiswa agar dapat membuka mindset pola baru pemikiran untuk bertransaksi digital. "Digitalisasi memang sudah menjadi kebutuhan. Kegiatan sosialisasi QRIS ini sangat penting membuka konteks pemikiran baru dalam bertransaksi. Kami terimakasih kepada panitia, BI dan narasumber," tutupnya. (Red)