Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana menerima pengahargaan Nawacita Award Tahun 2023 kategori infrastruktur, industri dan transportasi dari Media Nawacita Indonesia (MNI) pada Jumat, 8/9/2023 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan/foto ist
Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana menerima pengahargaan Nawacita Award Tahun 2023 kategori infrastruktur, industri dan transportasi dari Media Nawacita Indonesia (MNI) pada Jumat, 8/9/2023 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan/foto ist
Kopi Times, Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana menerima pengahargaan Nawacita Award Tahun 2023 kategori infrastruktur, industri dan transportasi dari Media Nawacita Indonesia (MNI) pada Jumat, 8/9/2023 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Yonge Sihombing Penulis buku “Jokowi The Most Effective Economic Leader in The World” dan pengusul nama Ir H Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia sebagai penerima Nobel Ekonomi” mengapresiasi Rusdi Kirana sebagai penerima Nawacita Award Tahun 2023.

Dari publikasi Big Alpa, 12 Jul 2021, nama Rusdi Kirana dan sangka kakak, Kusnan Kirana pada tahun 2019, menduduki peringkat ke-38 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes.

Dari catatan Forbes, kekayaan Rusdi saat itu menyentuh US$835 juta atau setara dengan Rp 11,76 triliun (asumsi kurs Rp 14.094 per dolar AS). Sosok Rusdi Kirana, pengusaha yang Dijuluki 9 Naga.

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 17 Agustus 1963 ini dibesarkan dari keluarga pedagang. Sejak kecil dia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mudah bergaul.

Saat menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila, Jakarta, Rusdi memulai karier bisnisnya. Ia menjadi calo tiket pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Kariernya di sini secara perlahan mulai naik. Pada tahun 1990, ia bersama kakaknya, Kusnan Kirana, memulai bisnis biro penjualan tiket dengan nama biro Lion Tour.

Bisnis penjualan tiket Lion Tour berkembang pesat. Pada tahun 2000, saat usianya memasuki ke 37 tahun, dengan modal 10 juta dolar AS, Rusdi Kirana membuka bisnis penerbangan dengan nama Lion Air sekaligus penggagas biaya penerbangan murah dengan tagline-nya We Make People Fly.

Rusdi menorehkan sejarah dalam bisnis penerbangan. Ia memesan 230 pesawat dari pabrikan Boeing senilai Rp195,2 triliun. Dunia pun kembali tercengang dengan pesanan 234 pesawat dari pabrikan Airbus senilai Rp230 triliun.

Sukses di dunia usaha, Rusdi mulai melirik dunia politik. Rusdi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rusdi mengaku memiliki utang kepada mantan Ketua PKB Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Tidak tanggung-tanggung, Rusdi didaulat menjadi Wakil Ketua Umum mendampingi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 2014-2019.

Peran Rusdi di PKB sangat signifikan dalam perolehan suara PKB saat pemilu 2014 lalu. Rusdi dibilang sebagai penyandang dana partai sarungan ini. Selain itu, Rusdi juga ingin menggerakkan ekonomi kerakyatan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan pendukung utama PKB.

Pada pilpres 2014, Capres yang didukung PKB memperoleh kemenangan. Seiring dengan itu, presiden terpilih Joko Widodo akhirnya meminta Rusdi Kirana menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2014-2019.

Saat ini Rusdi Kirana masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) DPR PKB Dapil Jatim VIII No. Urut 1, dan merupakan sosok yang potensial untuk memenangkan kontestasi pileg DPR di dapilnya”, kata Yonge Bacaleg DPR RI PKB Dapil Sumut II No. Urut 3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here