spot_img
BerandaEkonomi/BisnisPerkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (2 Januari 2026)

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (2 Januari 2026)

Kopi Times – Perkembangan Rupiah berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Ramdan Denny Prakoso dari Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilainya, sebagai berikut:

Perkembangan Nilai Tukar 29 Desember 2025 – 2 Januari 2026

Pada akhir hari Rabu, 31 Desember 2025

Coffee banner ads with 3d illustratin latte and woodcut style decorations on kraft paper background

Rupiah ditutup pada level (bid) Rp16.670 per dolar AS.
Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke 6,05%.
DXY[1] menguat ke level 98,32.
Yield UST (US Treasury) Note[2] 10 tahun naik ke 4,167%.
Pada pagi hari Jumat, 2 Januari 2026

Rupiah dibuka pada level (bid) Rp16.680 per dolar AS.
Yield SBN 10 tahun relatif stabil di 6,04%.
Aliran Modal Asing (Minggu V Desember 2025)

Premi CDS Indonesia 5 tahun per 1 Januari 2026 sebesar 67,78 bps, turun dibanding dengan 26 Desember 2025 sebesar 69,95 bps.

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (2 Januari 2026)/foto:ist
Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (2 Januari 2026)

Perkembangan berdasarkan data transaksi 29 – 31 Desember 2025, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp2,43 triliun, terdiri dari beli neto sebesar Rp1,23 triliun di pasar saham dan Rp1,66 triliun di pasar SBN, serta jual neto sebesar Rp0,46 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen s.d. 31 Desember 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp17,00 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp2,01 triliun di pasar SBN.
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. (Rel/*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini