GR (Gladi Resik) Wisuda XV STT Paulus Medan, 01/10/2021, Gereja Orthodox Agios Demetrios Medan, Jalan Kapiten Purba Simalingkar/Foto : Hery Buha Manalu/KopitimesKopi Times | Medan :
Indonesia membutuhkan orang yang mau kerja dan berbakti, “Kita adalah anggota masyarakat NKRI yang ikut bertanggungjawab membangun dan mengisi negeri ini, Indonesia sangat membutuhkanmu dan jadilah orang yang berbakti kepadanya”, sebut Ketua Sekolah Tinggi Teologia (STT) Paulus Medan, Pater Dr. Chrysostomos Parluhutan Manalu M.Th.,MM ketika memberikan sambutan pada GR (Gladi Resik) Wisuda ke XV Program Sarjana dan Doktor Jumat 01 Oktober 2021 di Gedung Gereja Orthodox Agios Demetrios, jalan Kapiten Purba Simalingkar Medan.

Wisuda kali ini berbeda karena diselenggarakan dalam masa-masa sulit Covid 19 yang sedang dihadapi oleh dunia. STT Paulus Medan turut aktif dalam masyarakat dengan cara ikut ambil bagian dalam prokes (protokol kesehatan), pakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan. Puji Tuhan, tambahnya, kita tetap berdoa agar kita terhindar dari marabahaya yang sedang mengintai kita. Memang kita sudah memasuki masa situasi baru yang harus serba jaga jarak, tidak boleh berkerumun berdekatan. Oleh karena itu harus tetap prokes.
Wisuda tahun ini terdiri dari S1 dan S3. Semua Prodi kita sudah diakreditasi oleh BANPT. Ini adalah sebuah pengakuan yang diberikan oleh pemerintah kepada kepada lembaga STT Paulus Medan untuk berkiprah dalam dunia pendidikan teologi.
Sebagai tokoh agama dan pendidikan di Sumatera Utara, Chrysostomos Parluhutan Manalu tidak lupa mengingatkan civitas akademi untuk mengabdikan ilmunya pada negeri. “Alumni kita sudah tersebar di sekolah-sekolah negeri maupun sekolah swasta untuk itu abdikan ilmu dan ikut serta membangun negeri”, sebutnya.
Saat ini, alumni dari angkatan XV ini sedang bersiap memasuki dunia kerja. Pekerjaan itu tidak mudah, lembaga ini merupakan garda yang paling depan dan penggerak massa. Untuk itu alumni harus turun ke lapangan, siap dan bermanfaat buat masyarakat.
Lembaga STT Paulus Medan adalah bagian dari masyarakat NKRI yang ikut bertanggungjawab untuk membangun dan mengisi negeri ini maka berbaktilah untuk Indonesia.
Pria berkharisma yang murah senyum ini kembali mengingatkan agar selalu mengingat almamaternya yang telah mendidik para lulusan. “Hari ini adalah hari yang bersejarah bagimu, karena satu tahap dari hidupmu telah engkau selesaikan. Perjalananmu masih panjang. Jalanilah perjalananmu dengan bekal yang engkau dapat dari sekolah ini. Kalau engkau sudah berhasil ingatlah almamatermu yang telah mendidik engkau. Akhirnya selamat bagi anda semua”, sebut Ketua STT Paulus haru dihadapan keluarga besar civitas akademika.
Sementara itu Ketua Panitia Wisuda, Dr. Irwanto Berutu M.Th, menyebutkan, mengambil Tema Wisuda “Tenanglah ! Aku ini jangan takut” dalam ( Matius 14 : 27 ). Mengingatkan kita pada situasi yang sulit dimasa Pendemi Covit 19. Dunia gentar dan takut akan ancaman kematian karena paparan Covid ini karena sudah ribuan dan jutaan nyawa melayang, Covid tidak kenal usia dan latar belakang.
Civitas akademika STT Paulus Medan tetap berkarya dan teristimewa para wisudawan angkatan XV tidak takut kemanapun untuk memberitakan injil. “Kiranya perkataan Yesus ini menyejukkan hati kita, supaya kita dapat tenang jangan takut sebab Tuhan Yesus menyertai, dan tetap berkarya memberitakan Injil di tengah-tengah bangsa ini”, sebut Ketua Panitia.
Ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan menjadi alumni yang berdampak bagi masyarakat. “Kami atas nama Panitia Wisuda XV menyampaikan selamat kepada para wisudawan baik program doktoral dan sarjana, kiranya disiplin ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan di STT Paulus Medan dapat diterapkan dalam kehidupan, serta berdampak bagi masyarakat dan untuk kemuliaan nama Tuhan”, tutup Ketua Panitia, Irwanto Berutu. (Red/Hery Buha Manalu)



